Program Beasiswa Unggulan yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ditujukan untuk mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penyediaan bantuan pendidikan dan pelatihan baik melalui jalur gelar maupun jalur non gelar. Baca juga: Informasi Beasiswa S2 Chevening.

Sesuai tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, maka program ini diutamakan untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kebudayaan sehingga yang akan dibiayai diutamakan pada bidang-bidang yang relevan pada pengembangan pendidikan dan kebudayaan. Program Beasiswa Unggulan juga mendukung upaya pemerintah dalam memperkecil kesenjangan kinerja pendidikan antar-kelompok masyarakat, sehingga program ini juga memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat miskin dan/atau yang tinggal di daerah tertinggal di Indonesia.

Beasiswa Masyarakat Berprestasi

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi merupakan beasiswa dalam negeri untuk jenjang Sarjana, Magister, maupun Doktoral. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dapat diikuti oleh calon mahasiswa yang sudah memiliki surat diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa yang sudah melangsungkan perkuliahan (on-going) maksimal semester 2 pada saat mendaftar.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi diberikan kepada masyarakat yang:

  1. berprestasi tingkat internasional dan/atau nasional
  2. berkontribusi meningkatkan daya saing bangsa di bidang apapun.

Persyaratan Umum BUMB 

  1. diutamakan memiliki sertifikat/surat keterangan yang membuktikan prestasi tingkat internasional dan/atau nasional;
  2. mendapatkan rekomendasi dari pihak/institusi terkait;
  3. tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari pemberi beasiswa lain; dan
  4. diterima/terdaftar pada perguruan tinggi terakreditasi.

Persyaratan Khusus BUMB

BEASISWA PROGRAM SARJANA

  1. Berusia paling tinggi 22 tahun;
  2. Memiliki nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bagi siswa lulusan dalam negeri;
  3. Bagi mahasiswa pada jenjang pendidikan S1 yang sedang menempuh perkuliahan (on-going) memiliki nilai IPK minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
  4. Membuat karya tulis berupa esai/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
    1. Judul/tema: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia” (untuk inspirasi bisa cek contoh di link ini);
    2. Esai/karangan ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas berukuran A4 dengan jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12, dengan spasi 1,5.

BEASISWA PROGRAM MAGISTER

  1. Berusia paling tinggi 32 tahun;
  2. Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pascasarjana bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau bukti pada saat pertama diterima di perguruan tinggi;
  3. Memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00;
  4. Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris cukup baik dengan skor minimal TOEFL ITP 500/IBT 61 atau IELTS 5,5; dan
  5. Menulis proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (tesis).

BEASISWA PROGRAM DOKTORAL

  1. Berusia paling tinggi 40 tahun;
  2. Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pascasarjana bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau bukti pada saat pertama diterima di perguruan tinggi;
  3. Memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00;
  4. Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris cukup baik dengan skor minimal TOEFL ITP 500/IBT 61 atau IELTS 5,5; dan
  5. Menulis proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (disertasi).

Kelengkapan Berkas Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus bagi yang On-Going)
  3. LoA Unconditional atau surat keterangan aktif kuliah atau bukti pada saat pertama diterima di perguruan tinggi
  4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (khusus bagi yang On-Going)
  5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
  6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk pendaftar program sarjana tidak wajib)
  7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan jumlah sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi, dan bagaimana rencana implementasi hasil studi di masyarakat)
  8. Surat rekomendasi dari civitas akademika jenjang pendidikan saat ini atau sebelumnya maupun dari universitas tujuan atau institusi lain yang relevan, bisa juga diberikan oleh atasan kerja atau dari lembaga terkait (download format di link ini). Isinya mencakup seberapa dekat hubungan pemberi rekomendasi dengan pelamar, prestasi yang telah dicapai pelamar beserta aktivitasnya, serta alasan memberikan rekomendasi
  9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (download format di link ini). Isinya menyatakan bahwa tidak sedang menerima beasiswa serupa dari pihak manapun dan tidak sedang mendaftar beasiswa pihak manapun. Apabila terbukti sedang menerima dan/atau mendaftar beasiswa dari pihak manapun, maka bersedia diberhentikan dari program Beasiswa Unggulan dan mengembalikan dana beasiswa yang sudah diterima sebesar 2 (dua) kali lipat kepada kas negara
  10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten/kota
  11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia (contoh ada di link ini) dengan judul: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia” ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas berukuran A4 dengan huruf Times New Roman, ukuran huruf 12, dengan spasi 1,5.

Beasiswa Pegawai Kemendikbud

Beasiswa Pegawai Kemendikbud merupakan pemberian beasiswa kepada PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (non guru) untuk melanjutkan pendidikan Magister atau Doktor di dalam atau di luar negeri melalui mekanisme tugas belajar. Pegawai Kemendikbud adalah Pegawai Negeri Sipil Kemendikbud pusat dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan daerah

Program Beasiswa ini dapat dilaksanakan secara Individu yang diusulkan oleh unit utama masing-masing atau bersifat kolektif berdasarkan kebutuhan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagi guru, silakan mendaftarkan diri pada Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Beasiswa ini tidak dapat diikuti oleh Pegawai yang sedang dalam status tugas belajar (on-going).

Persyaratan Umum BPK

  1. Pegawai Kemdikbud;
  2. diusulkan oleh pimpinan eselon II unit kerja; dan
  3. mendapatkan persetujuan penugasan untuk belajar sesuai peraturan perundang-undangan.

Persyaratan Khusus BPK

BEASISWA PROGRAM MAGISTER

  1. Berusia paling tinggi 37 tahun;
  2. Diterima di perguruan tinggi di Indonesia dengan akreditasi institusi minimal B atau perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi;
  3. IPK S1 minimal 3.00 pada skala 4.00; dan
  4. Diutamakan memiliki nilai TOEFL ITP 450/IBT 45, IELTS 5.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5.

BEASISWA PROGRAM DOKTORAL

  1. Berusia paling tinggi 40 tahun;
  2. Diterima di perguruan tinggi di Indonesia dengan akreditasi institusi minimal B atau perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi;
  3. IPK S2 minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
  4. Diutamakan memiliki nilai TOEFL ITP 450/IBT 45, IELTS 5.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5.

Kelengkapan Berkas Beasiswa Pegawai Kemendikbud

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  2. LoA Unconditional.
  3. ljazah dan transkrip nilai terakhir.
  4. Sertifikat TOEFL/IELTS.
  5. Proposal rencana studi.
  6. Surat rekomendasi dari pejabat unit utama  atau setingkat eselon II.
  7. Surat pernyataan pegawai Kemendikbud (download format di link ini). Isinya menyatakan bahwa tidak sedang mengajukan upaya  hukum keberatan ke  Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK); tidak sedang/dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang atau tingkat berat; tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau tingkat berat; tidak sedang dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan maupun pelanggaran; tidak sedang melaksanakan kewajiban ikatan dinas; tidak sedang/dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan untuk penjenjangan; tidak pernah gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya; tidak pernah dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahan yang bersangkutan; tidak sedang menjalankan cuti di luar tanggungan negara.
  8. Surat keterangan sehat.
  9. SKP.

Apa saja benefit yang diperoleh? Kapan jadwal pendaftaran dan pengumuman Beasiswa Unggulan? Kampus mana saja yang bisa dipilih?

Join Telegram berikut ini: Teman PUSLAPDIK. Program Beasiswa Unggulan 2020 dibuka mulai Senin, 21 September 2020 hingga Sabtu, 3 Oktober 2020.

Program Beasiswa Unggulan 2020 tidak menerima permohonan bantuan dana riset skripsi/tesis/disertasi pada program Beasiswa Unggulan, dan apabila diterima sebagai penerima Beasiswa Unggulan, diperkenankan mengajukan pada Lembaga donor lainnya.

Salah satu persyaratan Beasiswa Unggulan adalah telah diterima pada Perguruan Tinggi minimal akreditasi B. Apabila memenuhi kriteria tersebut namun tidak ada didalam list, silakan cek terlebih dahulu dengan menanyakan ke perguruan tinggi tujuan anda atau cek di website BAN-PT Ristekdikti, lalu laporkan ke email Beasiswa Unggulan dengan mencantumkan akreditasi dan nomor SK akreditasi resmi dari BAN-PT. Untuk tahun 2020, akreditasi prodi tidak harus A. Apabila akreditasi perguran tinggi sudah B, seluruh prodinya bisa diajukan.

Program Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi tahun 2020 mengutamakan program pembelajaran dalam negeri atau kampus dalam negeri. Program Beasiswa Pegawai Kemendikbud bisa untuk kampus dalam negeri atau kampus luar negeri.

Program Beasiswa Unggulan tahun 2020, hanya dibuka untuk satu kali tahap penerimaan, sedangkan proses pengumuman hasil hasil final dapat dilakukan lebih dari satu kali dengan memperhatikan ketersediaan dana.

 

Ketentuan Cuti Pendidikan

  1. Penerima Beasiswa dapat melakukan Cuti Pendidikan apabila:
    1. karena kesehatan yang mengakibatkan mahasiswa tidak dapat mengikuti perkuliahan yang melebihi jangka waktu 1 (satu) bulan yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter/rumah sakit.
    2. karena bencana alam baik yang dialami mahasiswa atau tempat studi yang melebihi waktu 1 (satu) bulan dibuktikan dengan surat keterangan terjadinya bencana dari kelurahan atau kecamatan setempat.
    3. karena mengikuti pemusatan pelatihan/lomba internasional yang diselenggarakan/ditugaskan oleh pemerintah (world skill, olimpiade, dll).
    4. karena mengikuti pendidikan luar negeri yang jangka waktunya lebih dari 1 (satu) bulan. Dibuktikan dengan surat undangan, surat tugas, surat penerimaan dari perguruan tinggi mitra, atau hal-hal lain yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan akademik.
    5. karena melaksanakan tugas negara.
  2. Cuti Pendidikan sebagaimana dimaksud pada angka 1 dilakukan melalui mengajukan izin secara tertulis kepada kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan dengan syarat dan prosedur sebagai berikut:
    1. melampirkan surat alasan kesehatan dari dokter, surat alasan bencana dari pemerintah daerah atau surat alasan akademik dari perguruan tinggi atau lembaga pengirim; dan
    2. mendapat surat persetujuan dari perguruan tinggi yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang di tempat studinya.
  3. Selama menjalani cuti pendidikan, penerima beasiswa tidak mendapatkan beasiswa.
  4. Beasiswa diberikan kembali setelah mahasiswa aktif kuliah.
  5. Penerima Beasiswa bertanggungjawab menanggung biaya pendidikan yang timbul selama menjalankan cuti pendidikan sesuai dengan ketetapan Perguruan Tinggi.

idebeasiswa masyarakat berprestasi bu

Info lebih lanjut hubungi:

Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Gedung C Lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman,
Senayan, Jakarta Pusat 10270

(021) 57-111-44 ext.3301
beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id