daftar lengkap jurusan di unair

Jurusan Favorit di Universitas Airlangga

Universitas Airlangga Surabaya membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa melalui jalur SBMPTN dan jalur Mandiri. Beberapa jurusan terkenal menjadi favorit calon mahasiswa. Jalur SBMPTN telah dibuka sejak tanggal 10 Juni hingga 24 Juni 2019. Sedangkan jalur Mandiri dibuka tanggal 13 hingga 24 Juni 2019.

Persaingan untuk menjadi mahasiswa Unair pun diprediksi akan berlangsung sangat ketat. Bahkan, ada beberapa jurusan yang tingkat persaingannya cukup tinggi lantaran ramai peminat.

Berdasarkan data tahun lalu, pendaftar di Prodi Sosial dan Humaniora paling banyak memilih jurusan Manajemen. Selanjutnya, disusul dengan Ilmu Administrasi Negara, Psikologi, Hubungan Internasional hingga Ilmu Komunikasi. Untuk jurusan yang sepi peminat di Prodi Soshum yakni Ilmu Sejarah, Antropologi hingga Ilmu Informasi dan Perpustakaan.

Sementara untuk pendaftar di Prodi Bidang Sains dan Teknologi, pendaftar paling banyak mengambil jurusan Teknik Lingkungan, disusul dengan Kedokteran, Sistem Informasi, Tekno Biomedis hingga Gizi. Sedangkan untuk jurusan yang sepi peminat di Prodi Saintek yakni Matematika, Kimia, hingga Fisika.

Rektor Unair Prof M Nasih menyarankan para calon mahasiswa agar lebih bijak dalam menentukan jurusan yang dipilihnya. Selain mempertimbangkan nilai, calon mahasiswa juga perlu melihat persaingan di jurusan tersebut. “Tentu kami berharap karena nilai UTBK nya sudah keluar, pilihan-pilihannya mesti disesuaikan dengan nilai yang ada. Jangan memaksakan kehendak, kalau memang nilainya nggak nutut karena percuma saja,” kata Prof Nasih saat ditemui di Unair Kampus C Surabaya, Selasa (11/6/2019).

Prof Nasih mencontohkan pada jurusan kedokteran misalnya, persaingan memang cukup ketat. Terlebih dalam kedokteran, mahasiswa yang nilainya benar-benar tinggi yang bisa lolos menjadi mahasiswa. “Sebagaimana diketahui untuk yang di Unair kita punya beberapa beberapa kluster prodi, yang kalau kita bilang peringkatnya itu yang tingkat nilainya berbeda-beda, mulai dari yang sekadar cukup sampai dengan yang sangat tinggi. Misalnya FK, FKG itu adalah mereka-mereka yang nilainya lebih besar,” pungkasnya.

Menjadi mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) memang menjadi dambaan setiap lulusan SMA di seluruh Indonesia. Tidak jarang banyak isu tidak sedap berkembang mengenai jalur masuk ke fakultas tertua di Unair ini. Terutama untuk jalur mandiri.

Isu-isu tak sedap itu sering kali menyangkut masalah uang masuk ke fakultas ini. Ada yang ditarik Rp 500 juta bahkan hingga Rp 1 miliar. Tidak jarang ada orang tua yang menantang memberikan apapun yang dibutuhkan fakultas itu demi sang anak bisa menjadi mahasiswa di sana.

Rektor Unair Prof M Nasih membantah kabar Uang Kuliah Tunggal (UKT) tertinggi yang mencapai Rp 1 miliar. Menurutnya, UKT tertinggi hanya Rp 99 juta. Untuk jalur Mandiri, Rektor Unair Prof M Nasih membenarkan adanya perbedaan UKT. Namun maksimal hanya sampai Rp 99 juta. Nasih membantah kabar yang kerap beredar bahwa Unair mematok Rp 1 Miliar untuk biaya jalur mandiri di Fakultas Kedokteran.

“Ada di Mandiri Fakultas Kedokteran, Uang Kuliah Semester (UKS)-nya Rp 15 juta, UKT maksimal Rp 99 juta. Itu (Unair mematok Rp 1 Miliar) dipastikan hoaks dan ilegal. Kalau ketahuan kita akan protes,” kata Nasih di Unair Kampus C Surabaya, Selasa (11/6/2019).

Bahkan, Nasih menyebut di tahun lalu, pihaknya menerima UKT tertinggi hanya Rp 75 juta untuk fakultas kedokteran. Nasih mengakui memang ada calon mahasiswa yang bersedia membayar UKT di atas itu, namun mahasiswa tersebut tidak lolos lantaran nilainya kurang.

Nasih menyebut untuk jalur mandiri, UKT tinggi bukan jaminan utama. Tetapi harus diikuti dengan nilai yang cukup agar bisa diterima. Sementara jika ada pihak-pihak yang menawarkan jasa masuk Unair dengan sejumlah uang, Nasih menegaskan mereka bukan bagian dari Unair. “Di Unair tidak ada biaya tambahan apapun untuk masuk dan tidak perlu lewat calo ini itu, tidak ada agent. Kalau ada yang bilang bisa beli jawaban, orang soalnya saja belum dibikin kok,” lanjutnya.

Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memberikan kesempatan pada calon mahasiswa yang memiliki nilai pas-pasan. Selain jalur mandiri, ada beberapa jalur lain yang bisa dicoba.

“Di Unair tidak melulu hanya menggunakan nilai UTBK, yang pertama adalah bahwa Unair akan juga memprioritaskan mereka-mereka yang bidik misi,” kata Rektor Unair Prof M Nasih di Unair Kampus C Surabaya, Selasa (11/6/2019).

Nasih menyampaikan, pihaknya telah menambah kuota bidik misi yang sebelumnya hanya sekitar 700 menjadi lebih dari 1.000 mahasiswa. Itu untuk membantu para mahasiswa yang memiliki semangat tinggi untuk belajar namun tak memiliki biaya kuliah.

“Mereka yang bidik misi akan kita tambah skornya sesuai dengan nanti kapasitas yang kita punya. Sehingga mungkin saja nanti ada nilai bidik misi yang sedikit lebih rendah, tetapi bisa diterima dibandingkan dengan yang non bidik misi. Ini adalah karena keberpihakan kita untuk memberikan perhatian pada mereka yang berasal dari kalangan miskin,” imbuh Nasih.

daftar lengkap jurusan di unair

Selain itu, Nasih mengatakan pihaknya juga memberi prioritas bagi calon mahasiswa baru yang berkomitmen mengikuti program double degree. Program Double degree berarti mahasiswa berkuliah di dua kampus, tentu saja nantinya akan mendapatkan dua gelar.

Namun, untuk mahasiswa yang mengikuti program ini, Nasih menyebut harus menggunakan uang pribadi. Selain itu, Nasih mengatakan Unair juga telah bekerja sama dengan berbagai universitas di seluruh dunia untuk program ini.

“Kemudian yang kedua, kita memberikan prioritas untuk yang di SBMPTN ini juga bagi mereka-mereka yang berkeinginan dan berkomitmen untuk ikut double degree di beberapa program studi dari mereka yang berkomitmen untuk mau ikut ke negeri. Nilainya juga akan kita bisa perhatikan untuk kemudian kita sesuaikan,” papar Nasih.

“Artinya kita juga akan menerima mereka-mereka yang punya komitmen untuk double degree itu, sehingga mungkin saja ada calon mahasiswa yang nilai UTBK-nya agak sedikit rendah, tapi masih berada pada standar yang kita sepakati, tetapi kemudian diterima, itu mungkin karena yang bersangkutan punya komitmen untuk ikut double degree,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Nasih menyebut pihaknya juga akan memprioritaskan mahasiswa yang berkomitmen mengikuti program student out bond atau pertukaran pelajar ke luar negeri. Meski nilai pelajar tersebut pas-pasan pihaknya akan mempertimbangkan jika calon mahasiswa itu memiliki komitmen untuk ikut program tersebut.

“Sehingga mereka akan mendapatkan tambahan nilai, sehingga jika ada yang nilainya cukup tetapi karena dia berkomitmen untuk ikut student out bound mereka bisa kita terima. Dibandingkan dengan nilai yang lebih lebih tinggi sedikit tapi tidak berkomitmen untuk ini,” lanjut Nasih.

Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar program double degree atau student out bond bisa datang ke kampus Unair dengan orang tua. “Mereka yang punya komitmen yang di double degree, student outbound baik part time maupun yang full time itu dimohon untuk datang ke kampus. Kita siapkan formulirnya untuk mengisi, kalau ada nanti akan kita pertimbangkan untuk kita proses lebih lanjut dari bentuknya komitmen ngisi formulir,” pungkasnya.

Untuk pertanyaan seputar pendaftaran calon mahasiswa Universitas Airlangga, bisa menghubungi helpdesk berikut ini :Telp : (031) 5956009, (031) 5956010, (031) 5956013, (031) 5956027
Email : info@ppmb.unair.ac.id
Alamat : Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C Universitas Airlangga, Mulyorejo, Surabaya 60115

About the author