Investasikan Waktumu dengan Baik

Banyak pelajar yang mengharapkan bisa lulus sekolah dengan baik, lalu kuliah dan lulus dengan baik. Selepas menempuh pendidikan tentu berharap dapat pekerjaan yang baik supaya memperoleh gaji yang baik pula. Meskipun banyak yang tidak melaluinya dengan mulus, namun tak ada salahnya berharap semuanya berjalan dengan lancar.

Pilihan Beasiswa

Ketika zaman sekarang pendidikan dasar SD, SMP, hingga SMA sudah bisa dilalui dengan relatif murah maka untuk menempuh kuliah masih merupakan tantangan bahkan hanya impian bagi banyak orang. Beasiswa menjadi salah satu harapan untuk meraih mimpi merasakan bangku kuliahan, meskipun hanya beasiswa parsial. Beasiswa penuh tetap menjadi primadona di kalangan pemburu beasiswa baik untuk berkuliah di dalam maupun luar negeri. Jarang ada beasiswa penuh untuk jenjang S1 di luar negeri. Seringnya beasiswa luar negeri baik dari Indonesia maupun dari negara tujuan hanya untuk jenjang S2 dan S3.

Untuk mendapatkan beasiswa impian maka langkah pertama adalah mendaftar beasiswa tersebut. Langkah selanjutnya relatif lebih mudah dilalui jika sejak sebelum mendaftar beasiswa sang calon penerima beasiswa sudah menginvestasikan waktu dengan baik untuk memenuhi syarat yang diperlukan. Syarat yang ditulis pada pengumuman tawaran beasiswa merupakan syarat minimal. Jadi upayakan menjadi yang paling menonjol dibandingkan para pendaftar beasiswa lainnya dalam berbagai persyaratan yang diajukan.

Pentingnya Bahasa Inggris

 

Syarat yang cukup mudah dibandingkan antar pelamar beasiswa adalah ukuran kemampuan berbahasa Inggris. Kemana pun tujuan beasiswanya, asalkan kuliahnya berbahasa Inggris, tentu akan membutuhkan kemampuan berbahasa Inggris tingkat menengah ke atas. Investasi terbaik yang bisa pejuang beasiswa lakukan adalah dengan belajar bahasa Inggris. Setidaknya belajar mendapatkan nilai tinggi saat mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris semacam TOEFL atau IELTS. Waktu yang dibutuhkan untuk memiliki keterampilan bahasa Inggris yang menonjol tentunya tidak singkat. Butuh waktu lama untuk bisa membiasakan diri berbahasa Inggris.

Investasikan waktu dengan baik untuk belajar bahasa Inggris yang caranya bisa bermacam-macam. Tak harus les mahal di tempat kursus bahasa Inggris terkenal. Tak perlu juga beli buku panduan tes TOEFL atau IELTS yang mahal-mahal. Jika uang yang dimiliki terbatas, sisihkan uang untuk mendaftar tes yang akan diikuti. Waktu yang ada dapat dimanfaatkan dengan membaca berbagai pengalaman orang lain yang sudah pernah mengikuti tes bahasa tersebut untuk mendapatkan gambaran jalannya ujian, cara penilaian, dan syukur-syukur dapat kisi-kisi soal yang sering keluar saat ujian.

Selanjutnya investasikan waktu dengan membaca bahan kuliah atau topik yang disukai dalam bahasa Inggris. Tontonlah film dokumenter atau berita berbahasa Inggris tanpa teks. Tulislah blog tentang apapun yang lagi ngetrend atau pengalaman hidupmu dalam bahasa Inggris. Intinya investasikan waktumu dengan baik, jangan menyesal ketika dikalahkan teman yang lebih siap menerima beasiswa.

Bahaya Over-thinking

Jika kamu lelah, beristirahatlah, jangan mengeluh. Jika kamu jengkel pada seseorang, perbaikilah keadaan, jangan mengeluh, ketika masalah sudah teratasi barulah tegur orang yang menjengkelkan. Kita tidak pernah tahu siapa yang akan ikut merasakan manfaat dari contoh baik yang kita lakukan. Senantiasalah berjuang, jangan hanya mengeluh atau menganalisa suatu masalah tanpa pernah berbuat apa-apa.

Lihatlah hal yang lebih besar di balik suatu tindakan. Analisa dengan bukti dan alasan yang cukup agar setidaknya kita bisa cepat memutuskan untuk mulai melakukan sesuatu atau tidak melakukannya. Tetaplah fleksibel dalam bekerja, teguh dalam komitmen. Selalu perbaiki diri sambil berbuat sesuatu, jangan hanya mikir berlebihan.

Ibadah juga perlu dilakukan, bukan hanya dipelajari dan dikritisi. Siapkan sikap hati yang baik dalam beribadah. Pastikan kita beribadah dengan tulus, memakai waktu yang ada dengan sadar untuk mengikuti setiap aturan dan tata cara ibadah yang kita yakini benar. Jika jalan yang kamu pilih berbeda dari yang lain maka yakini saja bahwa yang kamu pilih adalah jalan yang benar. Mintalah kebenaran dinyatakan dalam hidupmu. Tuhan tidak akan membiarkan orang yang meminta petunjuk jalan yang benar, yang sesat dan berseru minta tolong tak akan dibiarkan tersesat.

Selesaikanlah tugas dengan baik, apalagi jika memiliki peran sebagai pemimpin. Jadilah teladan yang baik terutama untuk orang yang dibawah arahanmu. Jangan membalas hal yang tidak baik dengan cara yang tidak baik. Lakukan dan perkatakan apa yang benar dengan alasan yang benar, bukan demi kemuliaan diri sendiri.

Mengharapkan hasil yang baik harus diikuti dengan upaya yang tepat sesuai tuntutan pekerjaan yang ada. Jangan hanya berdoa dan berpikiran positif, lengkapilah dengan kerja nyata. Jika muncul masalah, tetaplah kerjakan yang harus dikerjakan sambil berdoa memohon petunjuk untuk menyelesaikan masalah tersebut. Apa yang mustahil bagi kita bisa saja terjadi melalui mujizat Tuhan. Percaya kepada Tuhan bukan berarti kita hanya diam saja tanpa berbuat apapun. Bekerja keras bukanlah bukti bahwa kita tidak beriman.

Untuk menyelesaikan banyak hal yang sulit dan rumit kadang hanya perlu menambahkan fokus. Keterampilan dan pengetahuan akan berkembang ketika kita fokus. Pilihlah yang baik dan benar, dan mulailah kerjakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *