panduan menyusun definisi operasional skripsi

Cara Menyusun Definisi Operasional Penelitian

Definisi operasional adalah bagaimana peneliti akan menjelaskan tentang suatu variabel yang akan diteliti. Ada berbagai macam cara untuk meneliti sesuatu yang konseptual, sehingga definisi operasional variabel harus dibedakan dari definisi konseptual. Peneliti kadang mencampuradukkan definisi konseptual dengan definisi operasional dalam bab metodologi penelitian. Baca juga: Ayo meneliti untuk mempermudah meraih beasiswa lanjutan (S2, S3, dll)

Jika kita mencari pada literatur definisi dari suatu variabel yang akan kita teliti maka umumnya yang kita dapatkan adalah suatu definisi konseptual. Sesuatu yang berupa konstruk pemikiran tentang suatu hal yang sifatnya umum. Untuk dapat menyusun operasionalisasi definisi konseptual yang tepat dari suatu variabel maka kita harus mengetahui atau memperkirakan apa saja yang dapat dipakai untuk mengukur variabel tersebut. Umumnya akan ada banyak alternatif pengukuran suatu variabel. Ketika peneliti sudah memilih cara yang akan dilakukannya maka ketika dirumuskan dalam kalimat akan menjadi sebuah definisi operasional. Masing-masing definisi operasional pasti benar, karena hanya menunjukkan apa yang dimaksud oleh peneliti dalam penelitiannya. Sehingga kita harus berhati-hati jika ingin meniru definisi operasional dari penelitian lain. Jangan sampai kita malah kesulitan mengukur suatu variabel akibat perbedaan antara kondisi penelitian kita dengan kondisi penelitian yang kita tiru.

Panduan Penyusunan Definisi Operasional Variabel Bebas, Variabel Terikat, dan Variabel Luar

Secara garis besar langkah-langkah penyusunan definisi operasional yang baik adalah sebagai berikut:

  1. Tentukan dulu variabel apa saja yang akan diteliti. Pastikan fungsi masing-masing variabel, apakah sebagai variabel bebas, variabel terikat, atau variabel luar.
  2. Carilah definisi konseptual yang tepat untuk masing-masing variabel tersebut. Bisa dari kamus, textbook, atau penelitian orang lain. Bisa juga merumuskan sendiri berdasarkan pengalaman atau rangkuman dari berbagai kepustakaan. Intinya adalah definisi konseptual lebih berfokus pada konsep suatu variabel.
  3. Identifikasi apa saja yang dapat dilakukan untuk mengukur variabel-variabel tersebut. Selalu ada lebih dari satu cara untuk mengukur sesuatu. Bisa dengan mengamati, membandingkan dengan hal lain, menanyakan, atau metode lain.
  4. Pilihlah cara apa yang akan benar-benar dilakukan untuk menggambarkan suatu variabel. Pastikan spesifik dengan acuan yang jelas. Misalnya apakah akan mengacu pada suatu kuesioner standar atau suatu metode yang benar-benar baru. Perlu rinci hingga bagaimana nantinya memperlakukan data yang diperoleh. Secara umum ada 4 level pengukuran: 1) nominal, 2) ordinal, 3) interval dan 4) rasio.
  5. Tuliskan dalam bentuk narasi atau tabel. Umumnya kalau pada skripsi atau tesis berupa tabel, sedangkan pada naskah publikasi ilmiah umumnya berupa narasi.

panduan menyusun definisi operasional skripsi

Peneliti Bebas Mendefinisikan Variabel Penelitiannya

Ingatlah bahwa definisi operasional suatu variabel adalah cara spesifik untuk mengukur variabel tersebut dalam suatu penelitian. Penelitian yang berbeda mungkin mengukur suatu variabel dengan definisi konseptual yang sama secara berbeda. Jika anda akan meneliti cara-cara membantu orang berhenti merokok, maka berhenti merokok akan menjadi variabel terikat dalam penelitian anda. Anda dapat mendefinisikan berhenti merokok sebagai orang yang tidak merokok selama 1 bulan, atau sebagai orang yang tidak merokok dalam setahun, atau mungkin hanya sebatas 50% pengurangan jumlah rokok yang dihisap dalam sebulan terakhir.

Merumuskan definisi operasional seluruh variabel dalam sebuah penelitian merupakan langkah penting dalam desain penelitian. Beberapa variabel konseptual lainnya yang memiliki banyak definisi operasional antara lain: kecerdasan, kebugaran, kesehatan, pola makan, dan kualitas hidup. Beberapa kuesioner yang spesifik dan baku atau sering dipakai telah dikembangkan untuk mengukur berbagai variabel konseptual ini.

Hati-hati Ketika Meniru dari Penelitian Lain

Dalam artikel ilmiah, penjelasan tentang variabel yang diteliti biasanya ditemukan di bagian metode. Pastikan untuk menilai artikel ilmiah dengan baik sebelum memutuskan untuk meniru definisi operasionalnya. Jangan sampai rujukan pada suatu artikel malah akan menjadi sumber masalah pada penulisan karya ilmiah anda.

Semoga tulisan ini dapat membantu menjawab pertanyaan terkait bagaimana cara yang benar dalam menyusun definisi operasional variabel penelitian. Terima kasih.

Sumber: qcc.cuny.edu/socialSciences/cbluestone/research-methods-student-notesf10.pdf; pt.armstrong.edu/wright/hlpr/text/3.4.depvar1.htm

About the author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *