Beasiswa Goh Keng Swee (S1 di Singapura)

Dr. Goh Keng Swee (GKS) Scholarship merupakan sebuah beasiswa swasta yang dikelola oleh Association of Banks in Singapore (ABS). Dr. GKS Scholarship Fund didirikan oleh komunitas finansial di Singapura sebagai penghormatan terhadap mantan Deputy Prime Minister, yang bertanggung jawab dalam pertumbuhan dan perkembangan perekonomian Singapura menjadi pusat finansial internasional bereputasi.

Tiap tahun ada 3 hingga 4 penerima beasiswa dari 15 negara kawasan Asia Pasifik (Brunei Darussalam, Kamboja, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Tiongkok, Taiwan, Vietnam, Thailand, Laos, dan Myanmar) untuk berkuliah S1 di universitas di Singapura yaitu: National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), Singapore Management University (SMU), dan Singapore University of Technology and Design (SUTD).

Syarat Umum

  • Dr. GKS Scholarship terbuka untuk calon mahasiswa yang merupakan warga negara atau pemegang paspor Brunei Darussalam, Kamboja, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Tiongkok, Taiwan, Vietnam, Thailand, Laos, dan Myanmar. Warga negara dan permanent resident Singapura tidak diperbolehkan melamar beasiswa Dr. GKS Scholarship.
  • Mampu memenuhi seluruh persyaratan masuk ke universitas yang dituju, termasuk lulus semua ujian yang disyaratkan.
  • Mendaftar ke NUS, NTU, SMU, atau SUTD. Semua program studi (kecuali program studi yang khusus, misalnya kedokteran) dapat dipilih. Pendaftar harus mematuhi panduan dan deadline dari masing-masing universitas tujuan.
  • Mampu menunjukkan kualitas kepemimpinan dan memiliki pencapaian akademik dan kokurikular yang baik.
  • Telah atau akan menjalani SAT. Selama masa pandemi, pendaftaran tanpa SAT masih bisa diterima. Sebagai pertimbangan panitia seleksi, pelamar yang tidak dapat mengikuti SAT harus melampirkan hasil ujian kelayakan yang dijalani ketika mendaftar ke universitas di Singapura (misalnya GCE A-levels, IELTS, TOEFL, PTE Academic, ACT, atau C1 advanced).

Durasi dan Ketentuan Beasiswa

Beasiswa akan diberikan selama maksimal 4 tahun perkuliahan S1, mencakup:

  1. Tuition fee dan biaya wajib lainnya
  2. Tiket pesawat (menuju Singapura 1x di awal, dan kembali ke negara asal 1x setelah lulus)
  3. Annual maintenance allowance sebesar SGD6500
  4. Hostel allowance berdasarkan kampus masing-masing
  5. Settling-in allowance (diberikan 1x di awal) sebesar SGD200 saat tiba di Singapura.

Pemberian beasiswa akan ditinjau tiap tahun dan tergantung pada pencapaian dan hasil akademik yang memuaskan.

Scholarship Bond/Ikatan Dinas

Penerima beasiswa Dr. Goh Keng Swee Scholarship diwajibkan bekerja selama 3 tahun setelah lulus kuliah di salah satu dari:

  • Perusahaan di Singapura yang disetujui pemberi beasiswa
  • Perusahaan berbasis Singapura di negara asal penerima beasiswa yang disetujui pemberi beasiswa.

Keputusan akhir mengenai ikatan dinas bagi penerima beasiswa akan ditentukan oleh pihak Dr. GKS Scholarship Fund.

 

Pendaftaran

Dr. GKS Scholarship 2020 dibuka pendaftarannya pada 1 November 2020 hingga 31 Maret 2021 jam 23:59, waktu Singapura (UTC+08:00).

Kirimkan pendafaran melalui: pscgateway.gov.sg/app/gks/account/uidsignin.

Pelamar terpilih akan diminta menjalani online personality profiling test pada April 2021.

Pelamar yang terpilih untuk mengikuti wawancara akhir akan diumumkan lebih lanjut, dengan setimasi pelaksanaan wawancara sebagai tahap akahir seleksi pada akhir Mei/Juni 2021.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan cek situs resminya atau kirimkan email ke GKS_Scholarships@abs.org.sg. Semoga #pejuangbeasiswa sukses meraih beasiswa idaman.

Tanya Jawab Seputar Beasiswa GKS Singapura

  1. Apakah beasiswa GKS Singapore ini pada saat wawancara menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Indonesia? Jawaban: Wawancara dalam bahasa Inggris formal.
  2. Kalo yg bahasa Inggrisnya kurang, terutama dalam speaking, apakah bisa daftar beasiswa? Saya mau daftar, tapi saya takut jatuh di saat wawancara, karena saya kalah di speaking. Jawaban: Bisa saja mendaftar ketika syarat administratif minimal sudah terpenuhi, tapi untuk memperbesar peluang memperoleh beasiswa tentu harus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris maupun hal lain. Harus berani dan berpikiran realistis dalam menghadapi apapun. Merasa tidak pintar speaking English? Latihan dong.
  3. Apakah jika kita memilih untuk mengikuti SAT setelah lolos nanti, kita tidak perlu melampirkan sertifikat hasil tes toefl/ielts saat mendaftar? Jawaban: Tidak wajib. Saran saya lampirkan saja TOEFL/IELTS jika sudah punya.
  4. Kalau belum punya nilai TOEFL/IELTS bagaimana? Jawaban: Kalau waktu masih mencukupi silahkan diupayakan memperoleh nilai tersebut, termasuk untuk menabung atau mencari tambahan pemasukan jika saat ini belum punya biaya. Jika tidak sanggup, silahkan cek lagi detail persyaratannya di website sumbernya, jika memang tidak wajib ya tidak usah terlalu dikhawatirkan, coba saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *