Panduan Mudah Memilih Judul Skripsi

Panduan Mudah Memilih Judul Skripsi

Mengapa meneliti?

Banyak alasan mengapa seseorang menjadi peneliti. Alasan tersering adalah terpaksa. Alias diwajibkan sebagai salah satu syarat lulus di jenjang pendidikan tertentu. Anak S1 atau diploma diminta membuat skripsi atau tugas akhir, anak S2 diminta membuat tesis, dan anak S3 diminta membuat disertasi.

Padahal, dengan meneliti sebenarnya umat manusia dapat menjadi lebih baik lagi. Ya, ketika membawa-bawa umat manusia maka skripsi dapat menjadi sesuatu yang sangat serius. OK, jadi intinya kita harus punya alasan kuat mengapa kita meneliti. Bukan sekedar memenuhi persyaratan meraih gelar … di Fakultas … seperti tertulis di bagian depan karya tulis ilmiah.

Alasan paling sederhana adalah karena penasaran. Ingin tahu sesuatu atau ingin membuktikan yang sudah diketahui. Kan, salah satu ciri seorang ilmuwan adalah berpikir kritis, jadi harusnya tidak mudah percaya, serta mau untuk menguji segala sesuatu. (Nantinya akan diformalkan menjadi RUMUSAN MASALAH penelitian di Bab 1.)

Baca juga: Cicil menulis hasil penelitian dan pembahasan

Jadi di titik ini sudah harus ada minimal target yang ingin dicapai dengan meneliti. (Nantinya akan diformalkan menjadi TUJUAN penelitian di Bab 1.) Sehingga ketika penelitiannya selesai maka akan dihasilkan sesuatu bagi minimal 2 pihak, peneliti dan yang diteliti. (Nantinya akan diformalkan menjadi MANFAAT penelitian di Bab 1.)

Ide Judul Skripsi

Cara termudah dalam membuat judul skripsi adalah dengan meniru. Semua manusia pasti meniru apa yang sudah ada sebelumnya. Penemu paling ulung sekalipun akan “menemukan” sedikit hal saja, sisanya dia hanya meniru dari apa yang sudah ada. Namun pastikan bahwa yang dilakukan bukanlah menjiplak sama persis, tapi ada beberapa hal unik yang ditambahkan sehingga menghasilkan judul skripsi yang “baru”.

Nah, setelah jelas target yang ingin dicapai maka kini kita akan mempelajari tentang judul skripsi/penelitian yang terbagi 3: kurang, lebih, pas.

Judul Skripsi Tipe Kurang

Kurang menggambarkan variabel yang akan diteliti, sifatnya sangat umum bahkan cenderung abstrak, tidak mengidentifikasi populasi/sampel penelitian. Kelebihan: memancing rasa penasaran pembaca meskipun dapat membuat pembaca kecewa setelah membaca isinya, lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari.

Judul Skripsi Tipe Lebih

Informasi yang disampaikan terlalu detail, mirip kesimpulan hasil penelitian, terkesan sulit digeneralisasi karena sangat rinci mengenai waktu dan tempat. Kelebihan: menghemat waktu pembaca sehingga akan menemukan pembaca yang tepat, cocok untuk penelitian yang melibatkan pemerintah atau lembaga tertentu.

daftar contoh judul skripsi ekonomi terbaru

Judul Skripsi Tipe Pas

OK, sebelum melangkah lebih jauh, kita harus sepakat dulu bahwa kurang, lebih, dan pas adalah sesuatu yang SUBYEKTIF. Sehingga bisa saja 1 judul yang sama akan dinilai sebagai judul yang pas, lebih, atau kurang oleh 3 orang yang berbeda. Nanti saat membuat judul skripsi beneran yang akan diajukan ke dosen, maka ikuti saja arahan dosen pembimbing masing-masing, hehehe.

Baca juga: Ide judul skripsi keperawatan/kedokteran

Judul yang pas seharusnya menggambarkan variabel utama yang akan diteliti, garis besar penelitian bisa dibayangkan oleh pembaca, populasi/sampel jelas, namun menunjukkan sifat yang dapat digeneralisasi. Kelebihan: mudah ditemukan oleh pembaca yang tepat, cocok untuk diterbitkan/dipakai di mana saja.

Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi judul skripsi yang baik, maka perlu mengingat beberapa hal berikut ini:

  • Variabel adalah hal yang dapat memiliki nilai yang berbeda-beda.
  • Variabel utama adalah variabel yang menjadi fokus penelitian, umumnya akan menjadi bagian dominan dari rumusan masalah penelitian dan tujuan penelitian.
  • Variabel utama terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat.
  • Variabel bebas adalah variabel yang kurang penting atau masih diragukan tingkat kepentingannya, sehingga biasanya menjadi variabel yang diuji/dinilai dalam penelitian.
  • Variabel terikat adalah variabel yang justru dianggap penting, sehingga alasan penelitian harusnya menekankan pada hal ini. Terikat artinya terikat pada variabel bebas, jadi inti penelitian (yang umumnya saat ini analitik) sebenarnya hanya ingin melihat apa efek/hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat.
  • Contohnya: Pengaruh air kelapa muda terhadap kecerahan kulit wajah. Yang menjadi variabel bebas adalah air kelapa, karena kecerahan kulit wajahlah yang sebenarnya hal yang penting bagi peneliti (dan pembaca). Jadi kecerahan kulit wajah akan menjadi variabel terikat bagi air kelapa muda. Sederhananya: orang akan lebih banyak search di google tentang bagaimana cara meningkatkan kecerahan kulit wajah dibandingkan dengan apa manfaat air kelapa.
  • Populasi adalah kelompok besar yang diharapkan dapat diwakili oleh sampel yang benar-benar diteliti.

Pedoman Ringkas Memilih Judul Skripsi

Pedoman teknis untuk diingat ketika membuat judul yang baik pada umumnya:

  • Terdiri dari 12-20 kata
  • Menggunakan bahasa baku
  • Tanpa singkatan
  • Bukan kalimat tanya
  • Menimbulkan rasa penasaran pembaca.