Survival Kits Kuliah Kedokteran (part 01)

Survival Kits Kuliah Kedokteran (part 01)

Ketika kuliah di FK kamu akan menjalani masa studi 2 kali, yaitu masa klinik dan masa preklinik. Masa preklinik yang berisi tentang mempelajari teori-teori kedokteran dan masa klinik dimana kalian akan mempraktikkan teori-teori yang sudah kalian pelajari sebelumnya.

Sistem Blok di FK

FK tidak menerapkan sistem semesteran, tapi FK menggunakan sistem BLOK. Kalau sistem semester, kalian akan mempelajari misalnya materi Bab 1 – 6 sebuah buku pelajaran selama satu semester dan pada akhir semester kalian akan melaksanakan ujian yang berisi materi bab 1-6. Sedangkan dengan sistem blok kalian akan mempelajari materi bab-bab tersebut secara terpisah. Waktu studi selama 1 blok lebih singkat, hanya sekitar 4-6 minggu saja serta ujian akan dilaksanakan di tiap akhir blok.

Tutorial / SCL / PBL di FK

FK menggunakan student centered learning, dimana mahasiswa belajar, dan si guru atau dosen cuma mengarahkan apa yang harus dipelajari. Bentuk student centered learning yang digunakan adalah problem based learning. Di FK, proses PBL ini dikenal dengan nama tutorial. Sebuah tutorial terdiri dari 1 orang tutor dan 8-10 orang anggota tutorial.

Proses tutorial itu seperti sebuah diskusi kelompok, namun biasanya dilakukan 2-3 kali pertemuan dalam seminggu untuk membahas 1 topik atau 1 skenario. Ada beberapa aturan dan langkah yang harus kalian pelajari untuk melakukan sebuah diskusi didalam tutorial, langkah-langkah itu dinamakan 7 jump.

Tutor memiliki peran untuk mengawasi dan memperhatikan diskusi kalian, agar kalian tidak membahas terlalu jauh dari topik utama pembahasan. Selain mengawasi, tutor juga dapat berperan dalam memberi nilai pada diskusi tutorial.

Di sisi anggota tutorial, ada ketua tutorial yang bertugas mengatur diskusi, dan sekretaris yang bertugas untuk mencatat hasil diskusi. Selain tutor dan anggota tutorial, ada 1 komponen penting lainya dalam sebuah tutorial, yaitu “skenario”. Skenario adalah masalah yang akan dibahas pada sesi tutorial, jadi ini adalah jantung dari sebuah tutorial.

7 Jumps

7 jumps merupakan 7 langkah yang harus dilakukan untuk membangun sebuah diskusi di dalam tutorial.

Clarifying Unfamiliar Terms (CUT)

Mengklarifikasi kata-kata sulit atau aneh yang ada pada skenario. Clarifying Unfamiliar Terms bertujuan agar kalian lebih paham dengan masalah yang dibahas dan setiap anggota tutorial punya pengertian atau pemahaman yang sama terhadap suatu istilah.

Defining the Problem

Tujuan dari tahap Defining the Problem adalah kita bisa menentukan masalah apa saja yang ingin kita bahas dari skenarionya dan masalah mana yang harus kita bahas terlebih dahulu.

Brainstorming, Structuring, and Hypothesis (BSH)

Pada tahap ini kalian diharuskan membahas dan mendiskusikan masalah yang sudah disusun tadi murni berdasarkan pengetahuan yang sudah kalian miliki. Jadi tidak boleh buka buku, internet, atau catatan. Benar-benar bergantung pada pengetahuan yang sudah kalian miliki sebelumnya atau disebut dengan prior knowledge.

 

Learning Objectives

Pertemuan pertama biasanya berhenti sampai di step ke 4 ini. Learning objectives pada dasarnya adalah menegaskan kembali tujuan belajar dan masalah apa yang harus dibahas dari skenario yang ada. Pada tahap ini tutor biasanya juga akan memberikan masukan tentang apa aja yang sebaiknya dijadikan learning objectives.

Searching for Information

Ini sebenernya adalah bahasa kerennya untuk “belajar di rumah” atau “belajar mandiri”. Pada tahapan inilah kita diberi kesempatan untuk memperluas wawasan kita dengan belajar mandiri agar kita memiliki referensi-referensi atau bahan diskusi yang banyak untuk digunakan pada pertemuan tutorial yang selanjutnya.

Synthesis

Pada tahap synthesis ini sebenarnya adalah kelanjutan dari tahap ke-5 dan agak mirip sama tahap ke-3. Inti dari tahapan ini adalah kalian memaparkan hasil belajar kalian. Tahapan ini juga bertujuan untuk mengklarifikasi kembali hasil diskusi pada tahapan sebelumnya, terutama tahap 3 atau brainstorming yang mungkin ada beberapa hal yang salah.

Feedback

Tahapan ini dilakukan pada tiap akhir sesi tutorial. Sang tutor akan memberikan komentar pada jalannya diskusi agar kita semakin membaik pada tiap diskusinya. Kalian bisa juga kasih feedback ke tutornya.

tips sukses kuliah kedokteran umum

Buatlah Analogi

Mahasiswa kedokteran diharuskan mempelajari mekanisme terjadinya sesuatu. Mulai dari mekanisme terjadinya batuk, pilek, sampai mekanisme penyakit-penyakit langka. Anak FK tentu akan mencoba mencari sebuah cara agar bisa lebih paham dan ingat mekanisme yang perlu dipahami. Umumnya dimulai dari mencatat materi-materi kuliah biar bisa lebih hapal dan paham. Salah satu cara selanjutnya adalah dengan membuat analogi.

Analogi memiliki cara kerja berupa menyamakan atau menyesuaikan antara sesuatu hal yang masih baru bagi kita dengan sesuatu hal yang sudah kita pahami sebelumnya dan memiliki pola mirip. Sehingga analogi kalian akan menyamakan hal yang sudah kalian pahami dengan hal yang baru kalian pelajari. Dengan cara seperti ini kalian seharusnya bakalan lebih mudah memahami sesuatu yang baru itu.

Selanjutnya adalah mengulang kembali apa yang sudah kita tulis dan kita analogikan. Paling baik adalah dengan mengajarkannya ke orang lain. Atau minimal mengajarkannya ke diri sendiri, dengan menyampaikan secara bersuara ke diri kita sendiri. Setelah lebih paham dan percaya diri maka pasti bisa berpartisipasi dengan baik saat tutorial.

Pastikan sumber yang kalian pakai dapat dipertanggungjawabkan. Beli buku kedokteran bukanlah hal wajib. Kalian tidak harus beli buku kedokteran agar bisa jadi dokter. Jangan membebani diri kalian dengan persepsi bahwa mahasiswa kedokteran harus punya buku kedokteran. Pendidikan itu bukan tentang seberapa banyak buku yang dimiliki, tapi seberapa banyak yang sudah kamu baca. Silahkan cari ebook atau jurnal online atau pinjam buku cetak di perpustakaan, senior, atau dosen.

Ini merupakan rangkuman dari beberapa posting blog Tulisan Calon Dokter. Baca rangkuman selanjutnya di link ini.

Post Comment