Tes substansi LPDP merupakan langkah paling akhir dalam penentuan kelulusan penerima beasiswa LPDP. Agar sukses, tahapan substansi harus dipersiapkan dengan sangat matang. Berikut ini adalah rangkuman dan pengembangan dari blog Ria Ratna Sari yang membagikan apa saja yang harus dilakukan ataupun dihindari ketika akan tes substansi LPDP.

Persiapan Jadwal

  1. Pastikan mengetahui jadwal pelaksanaan tes substansi. Jadwal ini bisa dilihat di website LPDP tempat kamu mengisi data diri dan kelengkapan informasi. Kamu juga akan menerima sms yang menyuruh untuk mengecek website LPDP untuk mendapatkan informasi jadwal tes.
  2. Komunikasikan ke atasan untuk meminta ijin terkait pelaksanaan tes substansi yang mungkin dadakan, sehingga tidak sempat mengajukan ijin secara resmi. Biasanya jadwal tes keluar sangat mepet dan kadang tidak sesuai dengan estimasi awal.
  3. Setiap peserta akan memiliki jadwal yang berbeda-beda pada hari pelaksanaan tes substansi, apakah essay, LGD, ataupun interview yang lebih dahulu.

Persiapan Dokumen

Bawalah semua dokumen yang diminta, sesuai list dokumen di webiste LPDP. Persiapkan semuanya untuk menghindari kemungkinan terburuk, misalnya dokumen tertinggal, hilang, atau tidak menemukan lokasi print atau fotokopi.

Persiapan Waktu

  1. Datanglah 2 jam lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan, karena ini akan mengurangi resiko stres karena takut terlambat.
  2. Seleksi berkas dan interview merupakan satu rangkaian. Jadi, datanglah 2 jam sebelum jadwal interview dilaksanakan agar ada waktu yang cukup untuk melakukan verifikasi dokumen. Bahkan terkadang, jadwal interview bisa maju karena durasi interview setiap orang berbeda-beda.
  3. Essay on the spot biasanya sangat on time. Pastikan tidak terlambat, telah menyelesaikan ibadah, makan, dan kepentingan lainnya.
  4. Panitia menyediakan waktu ishoma, sehingga bagi yang beragama Islam tidak perlu menunda waktu sholat karena takut nama dipanggil untuk tes.

Persiapan Materi

Essay Writing

Untuk bisa menyelesaikan essay dengan baik, sebaiknya berlatihlah untuk menulis, seperti format academic writing task 2. Bacalah informasi terkini tentang Indonesia ataupun dunia. Misalnya dengan rajin membaca Jakarta Post setelah berhasil submit pendaftaran LPDP. Jakarta Post juga membantu untuk memberikan tambahan kosa kata yang dapat digunakan untuk essay on the spot.

Leaderless Group Discussion

LGD (Leaderless Group Discussion) merupakan tahapan ketika kita akan berbicara tentang topik yang belum tentu kita paham di hadapan sesama peserta LPDP dengan bahasa Inggris. Tujuan LGD adalah agar seseorang mampu menyuarakan opini di dalam forum. Kesulitan lain selain topik yang awam adalah, jika sekelompok dengan sesama peserta yang sebelumnya kuliah di luar negeri dan jika kamu berbicara terakhir maka akan kesulitan untuk menyampaikan sesuatu yang berbeda karena pendapatmu kemungkinan sudah diutarakan orang lain. Tipsnya adalah jadilah pembicara pertama atau kedua. Untuk menjadi pembicara awal, tantangannya adalah kamu harus cepat memahami artikel yang diberikan dan mendeduksi opini dengan tepat dan cepat. Apalagi artikel yang diberikan merupakan artikel berbahasa indonesia, yang tidak banyak membantu kamu dalam mengembangkan vocabulary,jika tidak terlalu familiar dengan topik artikel tersebut. Jika kamu tidak mendapatkan kesempatan menjadi pembicara pertama atau kedua, saya sangat menyarakan kamu mencatat semua pendapat di dalam diskusi, dan menjadi pembicara terakhir untuk memberikan rangkuman. Untuk bisa berpendapat dengan baik dan unik tentang suatu topik di LGD, kaitkanlah isi artikel dengan kondisi terkini serta berikan sudut pandang menurut keilmuan yang anda kuasai. Tidak perlu takut untuk berbicara, karena semua orang juga merasakan hal yang sama.

Interview

Masuklah ke ruang wawancara dengan tenang. Sapa dan berikan senyum kepada pewawancara. Pewawancara akan menjelaskan tentang pelaksanaan interview (misalnya ingin kita berbicara dengan bahasa apa dan juga meminta ijin merekam interview kita). Interviewer terdiri dari akademisi, praktisi, dan psikolog. Mereka akan menyuruh kita memperkenalkan diri terlebih dahulu dan kemudian menggali tentang kehidupan kita. Beberapa hal yang akan mereka tanyakan mencakup:

  • Pengalaman organisasi di kampus
  • Pengalaman organisasi setelah lulus
  • Pengalaman kerja
  • Kontribusi yang sudah dilakukan buat sekitar
  • Kenapa memilih kampus dengan jurusan tersebut
  • Kenapa memilih negara tersebut
  • Kenapa kamu harus s2
  • Apa yang akan dilakukan nantinya
  • Pengalaman/rencana bisa survive hidup sebagai anak rantau
  • Bagaimana kamu bisa mewujudkan life goals berikutnya setelah s2
  • Kontribusi buat keluarga dan masyarakat daerah asal

Persiapan Fisik

  1. Istirahat yang cukup malam sebelumnya, agar tidak bangun terlambat.
  2. Berpakaianlah dengan rapi dan sopan.
  3. Pastikan sudah makan dan minum yang cukup.

Artikel yang Direkomendasikan

error: Content is protected !!