Simak 2 Jenis Beasiswa LPDP 2020

Di tahun 2020, LPDP kembali membuka kesempatan bagi anak bangsa melanjutkan pendidikan lebih tinggi melalui dua jenis program beasiswa pascasarjana. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan di bawah Kementerian Keuangan akan membuka pendaftaran mulai 6 Oktober 2020. LPDP menyelenggarakan program beasiswa magister (S2) dan doktoral (S3) untuk putra-putri terbaik Indonesia, benefit yang dapat diperoleh mencakup biaya kuliah hingga berbagai tunjangan hidup.

Jadwal Seleksi

1 Pembukaan pendaftaran beasiswa 6 Oktober 2020
2 Penutupan pendaftaran beasiswa 20 Oktober 2020
3 Seleksi administrasi 21 Oktober – 1 November 2020
4 Pengumuman hasil seleksi administrasi 2 November 2020
5 Seleksi substansi 4 – 20 November 2020
6 Pengumuman hasil seleksi substansi 4 Desember 2020

Pendaftaran

  • Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
  • Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia

Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia (PTUD) diberikan pada Warga Negara Indonesia yang telah memperoleh Surat Penerimaan Tanpa Syarat (Letter of Admission/Acceptance Unconditional) dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia untuk menempuh jenjang pendidikan magister dan doktoral.

Skema

Beasiswa PTUD diberikan untuk jenjang pendidikan:

  1. Magister Program satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, dan
  2. Doktor Program satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 60 (enam puluh) bulan.

Kriteria

  1. Pendaftar Beasiswa PTUD hanya dapat memilih satu perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan LoA Unconditional yang diunggah pada aplikasi pendaftaran.
  2. Pendaftar BPI PTUD belum memulai studi dan hanya diizinkan memulai studi pada tahun 2021.
  3. Pendaftar BPI PTUD yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020, wajib menunda studi dan memulai studi pada tahun 2021 serta melampirkan surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.

Benefit Beasiswa

Biaya Pendidikan

  1. Biaya Pendaftaran
  2. Biaya SPP/Tuition Fee
  3. Tunjangan Buku
  4. Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
  5. Biaya Seminar Internasional
  6. Biaya Publikasi Jurnal Internasional

Biaya Pendukung

  1. Transportasi
  2. Aplikasi Visa/Residence Permit
  3. Asuransi Kesehatan
  4. Biaya Hidup Bulanan
  5. Biaya Kedatangan
  6. Biaya Keadaaan Darurat
  7. Tunjangan Keluarga (khusus jenjang doktoral)

Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia terdiri dari beberapa perguruan tinggi yang telah ditetapkan oleh LPDP. Persiapkan dirimu menjadi bagian dari SDM unggul untuk Indonesia maju dengan mendaftar dulu ke kampus top dunia.

Persyaratan Umum

Persyaratan umum Beasiswa PTUD sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1)  untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa Doktor; atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung Doktor
  3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri
  4. Melampirkan surat rekomendasi sebagai berikut: Surat Rekomendasi dari akademisi dan dari atasan bagi yang sudah bekerja; Surat Rekomendasi dari 2 (dua) akademisi bagi yang belum bekerja
  5. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut: Kelas Eksekutif; Kelas Khusus; Kelas Karyawan; Kelas Jarak Jauh; Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk; Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri; Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP
  6. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online
  7. Menulis Personal Statement
  8. Menulis rencana studi untuk magister atau Proposal Penelitian untuk doktor
  9. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi.

Persyaratan Khusus

Persyaratan khusus Beasiswa PTUD sebagai berikut:

  1. Wajib mengunggah dokumen LoA Unconditional Perguruan Tinggi tujuan pada aplikasi pendaftaran sesuai dengan daftar Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia yang ditentukan LPDP
  2. Pendaftar Beasiswa PTUD yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi tujuan dan program studi tujuan
  3. Bersedia menandatangani surat pernyataan
  4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu: pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 35 (tiga puluh lima) tahun; pendaftar jenjang pendidikan Doktor paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun
  5. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut: pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS 6,5; Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS 7,0
  6. Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia ke tahun 2021 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020.

Beasiswa Pendidik

Beasiswa Pendidik (BPI Pendidik) merupakan beasiswa jenjang magister yang diperuntukkan bagi Guru Tetap pada sekolah di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) serta beasiswa jenjang doktor yang diperuntukkan bagi Dosen Tetap pada perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas guru dan dosen sesuai kebutuhan strategis pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi di Indonesia.

Skema

Beasiswa BPI Pendidik diberikan untuk jenjang pendidikan:

  1. Magister satu gelar (single degree) untuk Guru Tetap dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
  2. Doktor satu gelar (single degree) untuk Dosen Tetap dengan durasi studi paling lama 36 (tiga puluh enam) bulan, dan dapat diperpanjang selama dua semester berdasarkan evaluasi.

Kriteria

  1. Pendaftar BPI Pendidik wajib sudah memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan dalam daftar LPDP.
  2. Pendaftar BPI Pendidik hanya dapat memilih satu perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan LoA Unconditional Perguruan Tinggi LPDP. yang diunggah pada aplikasi pendaftaran.
  3. Pendaftar BPI Pendidik belum memulai studi dan hanya diizinkan untuk mulai studi pada tahun 2021.
  4. Pendaftar BPI Pendidik yang telah memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020, wajib menunda studi dan memulai studi tahun 2021 serta melampirkan surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi tujuan yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.

Benefit Beasiswa

Biaya Pendidikan

  1. Biaya Pendaftaran
  2. Biaya SPP/Tuition Fee
  3. Tunjangan Buku
  4. Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
  5. Biaya Seminar Internasional
  6. Biaya Publikasi Jurnal Internasional

Biaya Pendukung

  1. Transportasi
  2. Asuransi Kesehatan
  3. Biaya Hidup Bulanan
  4. Biaya Kedatangan
  5. Biaya Keadaaan Darurat
  6. Tunjangan Keluarga (khusus jenjang doktoral)

Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia terdiri dari beberapa perguruan tinggi yang telah ditetapkan oleh LPDP. Persiapkan dirimu menjadi bagian dari SDM unggul untuk Indonesia maju dengan mendaftar dulu ke kampus top dunia.

Persyaratan Umum

Persyaratan umum Beasiswa PTUD sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1)  untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa Doktor
  3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri
  4. Melampirkan surat rekomendasi sebagai berikut: Surat Rekomendasi dari akademisi dan dari atasan bagi yang sudah bekerja; Surat Rekomendasi dari 2 (dua) akademisi bagi yang belum bekerja
  5. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut: Kelas Eksekutif; Kelas Khusus; Kelas Karyawan; Kelas Jarak Jauh; Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk; Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri; Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP
  6. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online
  7. Menulis Personal Statement
  8. Menulis rencana studi untuk magister atau Proposal Penelitian untuk doktor
  9. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi.

Persyaratan Khusus

Persyaratan khusus Beasiswa PTUD sebagai berikut:

  1. Mengunggah dokumen Letter of Admission/Acceptance (LoA) Unconditional yang sesuai program studi dan Perguruan Tinggi tujuan daftar LPDP pada aplikasi pendaftaran.
  2. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari pimpinan Perguruan Tinggi bagi Dosen Tetap Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta, atau surat izin mendaftar beasiswa dari Kepala Sekolah atau pimpinan Sekolah untuk pendaftar asal Guru Tetap.
  3. Bersedia menandatangani surat pernyataan.
  4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember tahun pendaftaran, sebagai berikut: pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun, pendaftar jenjang pendidikan doktor paling tinggi berusia 47 (empat puluh tujuh) tahun.
  5. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut: pendaftar jenjang Magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir, pendaftar jenjang Doktor memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,2 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir. Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
  6. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut: Pendaftar tujuan Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, PTE Academic 36, IELTS 5,0; Pendaftar tujuan Doktor Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0; Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
  7. Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi ke tahun 2021 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020.
  8. Pendaftar BPI Pendidik yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi tujuan dan program studi tujuan.

Format Dokumen Pendukung

Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi

  1. 1500 – 2000 kata.
  2. Deskripsikan diri Saudara.
  3. Deskripsikan masalah urgent yang sedang dialami oleh Indonesia ataupun lingkungan sekitar anda dan solusi penyelesaian yang Anda tawarkan.
  4. Deskripsikan pentingnya ilmu yang akan anda ambil dan bagaimana ilmu dan Anda dapat berkontribusi dalam penyelesaian masalah yang terjadi.
  5. Deskripsikan mimpi Saudara tentang Indonesia masa depan.
  6. Deskripsikan peran apa yang akan Saudara lakukan.
  7. Deskripsikan cara Saudara mewujudkan mimpi tersebut.

Rencana Studi (Khusus Magister)

  1. 1500 – 2000 kata.
  2. Deskripsikan rencana studi dan per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
  3. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
  4. Deskripsikan aktivitas di luar studi yang akan Saudara lakukan selama studi.
  5. Melampirkan daftar silabus studi dan/atau kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP (jika ada).
  6. Deskripsikan rasionalisasi pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Proposal Penelitian (Khusus Doktor)

  1. 1500 – 2000 kata.
  2. Judul Penelitian.
    Latar Belakang: Uraikan secara singkat topik isu yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.
  3. Perumusan Permasalahan (Statement of Problem): Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap isu yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga Anda ingin melakuan penelitian.
  4. Pertanyaan/Tujuan Penelitian.
  5. Kelogisan (Rationale): Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, jelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian.  Jelaskan pula kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.
  6. Metode dan Desain: Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini adalah terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.
  7. Signifikansi/Manfaat: Deskripsikan secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
  8. Kesimpulan dan Saran: Deskripsikan secara umum, bagaimana program penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
  9. Daftar Pustaka.

Bagaimana membuat akun Beasiswa LPDP?

Seluruh proses pendaftaran Beasiswa LPDP (pembuatan akun, unggah dokumen, dan lain-lain) dilakukan secara online. Cara mendaftar LPDP relatif mudah dan cepat (tergantung koneksi internet) asalkan seluruh syarat pendaftaran Beasiswa LPDP sudah diketahui. Siapkan seluruh data yang akan diperlukan dalam proses pendaftaran online Beasiswa Pendidikan Indonesia yang dikelola oleh LPDP. Untuk membantu anda mempersiapkan diri dengan baik, silahkan simak panduan langkah-langkah pendaftaran berikut ini.

Mungkin akan ada perubahan tiap tahun, namun persyaratan daftar beasiswa LPDP biasanya tidak banyak berubah. Setelah yakin maka cukup klik link Beasiswa LPDP ini, lalu pilih “Belum punya akun? Buat akun di sini” (klik tombol biru dengan tulisan tersebut) dan ikuti langkah selanjutnya. Nanti akan muncul sejumlah hal yang harus diisi:

  1. Email anda (pastikan tidak lupa passwordnya, saran saya gunakan alamat email yang wajar, jangan gunakan alamat email alay)
  2. Password untuk seluruh kegiatan Beasiswa LPDP (saran saya bedakan dengan password anda yang sudah ada untuk email dan lainnya, gunakan kombinasi angka dan huruf kapital serta huruf kecil yang mudah diingat tapi sulit dibobol)
  3. Data kependudukan sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  4. Kode pos (lima digit)
  5. Nomor telepon seluler (handphone). Harap diisi dengan format menggunakan kode negara. Untuk Indonesia, gantikan angka 0 di paling depan dengan angka 62. Contoh: untuk nomor ponsel 081340617181 mohon diisikan dengan 6281340617181
  6. Nomor telepon rumah (TIDAK WAJIB, bisa dikosongkan)
  7. Jenis pekerjaan. Pilihan yang tersedia: wiraswasta, ahli profesional, bidan/perawat, dokter, medis/paramedis, wartawan, penulis, dosen, guru, peneliti/perekayasa, hakim, jaksa, pengacara, notaris, seniman, olahragawan, pegawai BUMN, pegawai BUMD, pegawai swasta, pegawai LSM/pekerja sosial, pegawai pemerintah non-PNS, TNI/POLRI, PNS, fresh graduate, tidak bekerja, lainnya.
  8. Foto digital (4×6), ukuran file maksimal 512 kB (saran saya gunakan ekstensi JPG)
  9. Data pendidikan terakhir. Pendidikan Terakhir adalah ijazah pendidikan terakhir yang anda dapat atau program yang sedang anda tempuh. Isikan IPK dengan pemisah “.” bukan “,” dalam skala 0.00-4.00.

Setelah lengkap klik tombol submit. Pastikan data anda sesuai dengan kenyataan.

Cara mendaftar LPDP selanjutnya

Setelah itu tunggu langkah selanjutnya sebagai bagian dari cara mendaftar LPDP yang akan disampaikan melalui email yang anda daftarkan. Silahkan baca juga pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan di link FAQ LPDP ini. Bisa juga mulai mencari grup-grup online para pendaftar beasiswa LPDP (di Facebook, Telegram, WhatsApp, dll).

Siapkan diri dengan memilih universitas tujuan dengan tepat. Bila ingin kuliah di luar negeri maka cara mendaftar LPDP yang diperlukan tidak berbeda jauh dengan jika tujuan dalam negeri. Silahkan pilih dengan teliti kampus tujuan anda. Pastikan anda memilih negara dan tempat kuliah yang sesuai dengan keinginan anda. Bagi beasiswa yang mensyaratkan LOA, maka pastikan sudah mendaftar dan LOA bisa dimiliki sebelum pendaftaran Beasiswa LPDP ditutup.

Sejarah LPDP

UUD 1945 mengamanahkan bahwa minimal 20% Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) adalah untuk fungsi pendidikan. Pemerintah dan DPR RI pada tahun 2010 melalui UU Nomor 2 tahun 2010 tentang APBN-P 2010 menyepakati bahwa sebagian dana dari alokasi dana fungsi pendidikan dalam APBN-P tersebut dijadikan sebagai Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) yang dikelola dengan mekanisme pengelolaan dana abadi (endowment fund) oleh sebuah Badan Layanan Umum (BLU).

Pada tahun 2011, Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyepakati bahwa pengelolaan DPPN dan pemanfaatan hasil pengelolaan dana tersebut akan dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan namun pejabat dan pegawainya merupakan gabungan antara pegawai Kementerian Keuangan dan pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menteri Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 252/PMK.01/2011 tanggal 28 Desember 2011 menetapkan Organisasi dan Tata Kelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sebagai sebuah lembaga non eselon yang langsung bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan dan berpedoman pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Dewan Penyantun LPDP (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama). Melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 18/KMK.05/2012 tanggal 30 Januari 2012, LPDP ditetapkan sebagai instansi pemerintah yang menerapkan pola keuangan Badan Layanan Umum.