Categories
Beasiswa Doktor Beasiswa Master

Panduan Persiapan Pendaftaran Beasiswa AAS 2020

Australia Awards adalah beasiswa bergengsi yang didanai oleh Pemerintah Australia, menawarkan kesempatan bagi para calon pemimpin Indonesia di masa depan untuk menjalani perkuliahan, penelitian, dan pengembangan profesional.

Baca juga: Hanya Ada 40 Kampus Resmi AAS 2020, Ini Daftarnya.

Sedapat mungkin idebeasiswa.com akan berusaha memberikan informasi yang diperlukan terkait beasiswa AAS 2020 (yang kemungkinan akan dibuka pendaftarannya pada awal 2019) sehingga diharapkan tulisan ini (dan tulisan) dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti berikut ini:

  • Kapan pendaftaran beasiswa AAS tahun 2019/2020 dibuka?
  • Siapa saja yang boleh mendaftar beasiswa AAS?
  • Apa saja berkas yang harus dipersiapkan untuk pendaftaran online beasiswa AAS?
  • Kapan pengumuman hasil seleksi beasiswa AAS tahun 2019/2020?
  • Apa saja tips mendapatkan beasiswa AAS?

Siapkan semangat untuk rajin mengecek informasi terbaru langsung dari sumber resminya dan mari berdiskusi di sini. Persiapan terbaik sebaiknya dimulai sejak setahun sebelum penutupan pendaftaran beasiswa idaman para #pejuangbeasiswa sekalian. Untuk itulah tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman dan panduan beasiswa AAS 2018 (kuliah pada 2019) atau yang sering disebut beasiswa AAS 2019. Sedangkan pendaftaran beasiswa yang dibuka pada 2019 akan disebut AAS 2020 karena kuliahnya akan dimulai pada tahun 2020. Tidak ada kata terlambat untuk mewujudkan impian berkuliah di Australia, selama belum penutupan maka masih ada peluang untuk memperoleh Beasiswa AAS.

Baca juga: Tips wawancara AAS (dengan contoh soal)

Tujuan kerjasama Australia-Indonesia ialah untuk meningkatkan pertumbuhan inklusif dan pekerjaan yang produktif. Untuk mencapainya maka kemampuan kompetitif warga negara Indonesia harus ditingkatkan melalui penguatan dampak dari sumber daya manusia yang dimiliki oleh Indonesia. Australia Awards scholarships (AAS) terutama mendukung pengembangan manusia untuk mewujudkan masyarakat sehat dan produktif di Indonesia.

Long Term Awards adalah beasiswa pascasarjana (post graduate degree) tingkat S2 atau S3 (Masters or PhD/Doctorate level) yang ditawarkan pada para calon pemimpin Indonesia di masa depan untuk mengembangkan diri. Melalui perkuliahan dan penelitian, penerima beasiswa mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mendorong perubahan serta membantu membangun jaringan yang kuat dengan warga Australia.

Tanggal penting

Berikut adalah perkiraan tanggal atau periode waktu untuk Beasiswa AAS 2020 karena memang yang resmi belum ada. Tulisan ini dibuat saat masih dalam proses seleksi beasiswa AAS 2019. Silahkan cek langsung di situs resminya untuk mendapatkan tanggal yang pasti.

1 Februari 2019 : Pendaftaran Beasiswa AAS 2020 dibuka

30 April 2019 : Pendaftaran Beasiswa AAS 2018 ditutup

Juni/Juli 2019 : Pengumuman pendaftar beasiswa AAS2020 yang lolos ke tahap wawancara dan tes IELTS (pengumuman tahap 1 tentang shortlisted alias lolos berkas sehingga terpilih untuk tahap selanjutnya, biasanya lewat email pribadi)

Juli/Agustus 2019 : Pelaksanaan seleksi beasiswa AAS tahap wawancara dan tes IELTS di beberapa kota terpilih (belum tentu sama dengan pilihan kita saat mendaftar)

Agustus 2019 : Pengumuman penerima Beasiswa AAS (Australia Awards in Indonesia Long Term Awards)

toga wisuda perempuan

Bagaimana cara mendaftar beasiswa AAS 2020?

Pendaftaran Online

Seluruh pelamar diwajibkan mendaftar secara online melalui: https://oasis.dfat.gov.au 

Ketika mendaftar secara online, seluruh dokumen pendukung harus diupload juga ke OASIS, jadi siapkan seluruh berkas yang dibutuhkan. Dokumen penting yang harus disiapkan untuk diunggah harus sesuai dengan persyaratan khusus bagi pelamar dari Indonesia yang sudah ditetapkan oleh panitia, selengkapnya silahkan membaca sendiri di brosur atau handbook untuk pendaftara pada tahun yang sesuai, karena kadang ada beberapa perbedaan kecil.

Jangan bersantai-santai! Sebaiknya segera lengkapi berkasnya dan segera submit online secepatnya, tapi harus teliti dan jangan terburu-buru. Jangan menunggu hingga injury time untuk mendaftar beasiswa ini. Fasilitas pendaftaran online yang disiapkan (OASIS) diperkirakan bakal kebanjiran pengguna pada hari-hari terakhir pendaftaran, sehingga kapasitas server yang tersedia mungkin tidak mencukupi untuk seluruh pendaftar dalam waktu bersamaan. Pendaftar yang mengupload di saat-saat terakhir dapat mengalami gangguan ketika mendaftar online dan mengunggah dokumen. Jangan sampai anda terlambat mendaftar dan kehilangan kesempatan meraih beasiswa hanya karena gangguan pendaftaran online. Daftarkan diri anda sesegera mungkin.

Pelamar Beasiswa AAS2018 dari Indonesia yang mendaftar secara online (melalui OASIS) juga wajib mengisi formulir tambahan. Hal ini sesuai dengan keterangan spesifik yang tertulis pada website maupun dokumen resmi AAS yang menyatakan bahwa masing-masing pelamar beasiswa ini juga wajib melengkapi hal-hal tambahan yang biesa berbeda-beda antar negara. Untuk pengalaman pada beasiswa AAS2019, linknya sudah ada sejak awal pembukaan pendaftara, tapi letaknya kurang mencolok. Formulir tambahan ini sering disebut dengan istilah “global alumni form” atau “cognito form”. Cukup pilih isi salah satunya.

Jadi harus mengisi formulir online di 2 tempat. Wajib. Satu yang pasti di OASIS dan satu lagi di link tambahan.

 

Pendaftaran Offline

Untuk pejuang beasiswa yang ingin melamar beasiswa AAS 2020 tetapi karena beberapa kendala tidak bisa mendaftar secara online menggunakan OASIS (dan formulir tambahan untuk global alumni/cognito form), bisa memasukkan berkas cetak (hardcopy) aplikasi pendaftaran ke panitia seleksi. Usahakan mendaftar secara online saja, hanya gunakan fasilitas pendaftaran dengan mengirimkan hardcopy berkas pendaftaran jika benar-benar tidak bisa mendaftar melalui OASIS (dan formulir tambahan untuk global alumni/cognito form).

Berkas pendaftaran offline berupa satu (1) set formulir pendaftaran dan seluruh dokumen pendukung yang diwajibkan harus diterima oleh Australia Awards Office paling lambat saat hari terakhir pendaftaran. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran offline (hardcopy applications), silahkan hubungi panitia melalui email longtermawards@australiaawardsindonesia.org sesegera mungkin.

 

Pendaftar Beasiswa AAS (Australia Awards in Indonesia Long Term Awards) akan dinilai kualitas pribadi dan profesionalnya, kompetensi akademiknya, serta potensi untuk memberikan dampak pada kemajuan Indonesia. Cukup standar untuk beasiswa manapun. Langkah terbaik adalah memperbaiki pengalaman kerja dan pengabdian anda di masyarakat sejak sekarang, agar bisa menonjol di antara para pelamar beasiswa ini.

Tidak usah ragu untuk mendaftar karena alasan latar belakang anda. Pendaftaran sangat diharapkan dari kelompok wanita, penyandang disabilitas, dan penduduk daerah tertentu (Geographic Focus Areas), yang mencakup Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Daerah yang masuk dalam kategori Geographic Focus Areas dapat berubah pada kesempatan mendatang. Akan banyak pertimbangan yang akan mempermudah pendaftar dari kelompok-kelompok tersebut untuk memperoleh beasiswa ini. Bahkan kemungkinan akan dilakukan beberapa upaya bantuan sebelum pendaftaran ditutup, seperti misalnya pelatihan bahasa Inggris dan penyusunan berkas pendaftaran bagi mereka yang memerlukan.

 

Beasiswa S2 dan S3 dari Australia

Australia Awards Scholarships (beasiswa AAS) memberikan kesempatan bagi warga negara Indonesia untuk meraih gelar master atau doktor dari universitas di Australia dan membukakan peluang untuk meniti karir yang membawa perubahan. Calon penerima beasiswa yang terbaik dan menonjol akan dipilih berdasarkan kemampuan akademik, kualitas kepemimpinan, kecakapan berbahasa Inggris dan potensi untuk berperan dalam pembangunan di Indonesia.

Penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu dan tinggal di Australia, melatih keterampilan dan mengumpulkan pengetahuan untuk mengembangkan perekonomian dan kehidupan sosial di Indonesia, serta membangun jaringan silaturahmi dengan penduduk Australia.

Beasiswa Australia Awards Indonesia tersedia untuk meraih gelar:

  • Master degree
  • Doctorate degree (PhD)

Beasiswa ini juga disertai dengan kursus persiapan akademis dan Bahasa Inggris hingga 9 bulan di Indonesia bagi para penerima beasiswa sebelum keberangkatan ke Australia. Program persiapan ini harus dilalui dengan nilai memuaskan untuk dapat meneruskan program beasiswanya dengan harapan perkuliahan di Australia berjalan lancar dengan hasil yang memuaskan.

Untuk memastikan apakah program studi pascasarjana anda masuk dalam prioritas Beasiswa AAS, silahkan cek di tulisan ini: Jurusan Prioritas AAS.

Master Degree Courses

  • Durasi maksimum 2 tahun.
  • Boleh memilih meraihnya melalui coursework (full kuliah), research (penelitian/tesis), atau kombinasinya. Masters by research atau kombinasi research dengan coursework hanya akan diberikan pada pendaftar yang memang membutuhkan ketrampilan riset untuk menjalankan penelitian atau mengajar atau melakukan supervisi terhadap sekelompok peneliti ketika lulus kelak. Saran saya kalau bukan peneliti atau dosen yang banyak kerja lapangan sebaiknya memilih yang coursework saja.
  • Boleh ambil Double Master degrees asalkan memang sudah ditawarkan sepaket oleh universitas tujuan dan dapat diraih dalam waktu maksimum 2 tahun.
  • Jika ingin meraih Masters by research maka sebaiknya sudah punya supervisor idaman di universitas tujuan. Website masing-masing kampus sudah menyediakan informasi mengenai minat riset utama mereka beserta nama-nama staf yang dapat menjadi calon supervisor. Pendaftar juga harus memberikan bukti penelitian yang sudah pernah dilakukan dengan rangkuman hasil penelitiannya. Korespondensi (dibuktikan dengan screenshot email) dengan sang calon supervisor akan menjadi pertimbangan yang luar biasa pada proses seleksi beasiswa ini.

 panduan AAS Scholarship Indonesia

Doctorate Degree (PhD) Program

  • Durasi maksimum 4 tahun.
  • Untuk meraih PhD di Australia dengan Beasiswa AAS harus tunduk pada persetujuan pemerintah Indonesia. Normalnya, persetujuan pasti diberikan jika pelamar sudah menduduki atau disiapkan untuk menduduki posisi senior di bidang penelitian (misalnya di pusat penelitian atau universitas) di Indonesia. Tapi tak perlu ragu untuk mencoba pada #pejuangbeasiswa yang masih (dianggap) junior, tinggal yakinkan penyeleksi bahwa anda memang layak mendapatkan beasiswa ini.
  • Tambahan: Karena basisnya adalah research sebaiknya sudah punya supervisor idaman di universitas tujuan. Website masing-masing kampus sudah menyediakan informasi mengenai minat riset utama mereka beserta nama-nama staf yang dapat menjadi calon supervisor. Pendaftar juga harus memberikan bukti penelitian yang sudah pernah dilakukan dengan rangkuman hasil penelitiannya. Korespondensi (dibuktikan dengan screenshot email) dengan sang calon supervisor akan menjadi syarat utama pada proses seleksi beasiswa ini.
  • Sangat disarankan untuk memiliki surat dukungan dari universitas tujuan terkait bidang studi yang diminati.

 

Kuota Beasiswa Australia Awards Indonesia

  • Hingga 70% beasiswa akan diberikan pada pelamar dari Targeted Category (area geografis tertentu, mitra kedutaan, atau lembaga pemerintah pusat);
  • Hingga 30% beasiswa akan diberikan pada pelamar dari area geografis tertentu, yaitu pelamar dari: Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara;
  • 85% beasiswa untuk Masters level dan hingga 15% beasiswa untuk PhD level; dan
  • Penerima beasiswa akan terbagi rata antara pria dan wanita.
  • Kandidat yang memiliki disabilitas atau yang bekerja di lembaga yang menangani orang dengan disabilitas namun memenuhi syarat sangat disarankan untuk mendaftar beasiswa ini.

 

Ketentuan Umum Pendaftar Beasiswa AAS

  • WNI yang tinggal dan mendaftar dari Indonesia.
  • Tidak menikah atau bertunangan dengan pemegang kewarganegaraan atau pemilik status permanent resident Australia atau Selandia Baru, sejak mendaftar beasiswa ini hingga selesai kuliah dan pulang kembali ke Indonesia.
  • Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia sebagai mahasiswa internasional (misalnya syarat kesehatan dan karakter).
  • Tidak sedang mengurus visa tinggal di Australia.
  • Tidak pernah mendapat beasiswa long-term Australia Award lainnya kecuali sudah tinggal di luar Australia selama minimal dua kali masa kuliah sebelumnya (contohnya jika sebelumnya mendapat beasiswa untuk kuliah di Australia selama 2 tahun maka tidak boleh mendaftar beasiswa Australia Awards lainnya hingga telah tinggal di luar Autralia atau kembali tinggal di Indonesia selama 4 tahun.
  • Memenuhi kriteria khusus yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.
  • Bukan anggota militer aktif.
  • Memenuhi persyaratan pengurusan visa pelajar.
  • Memenuhi persyaratan masing-masing program studi tujuan.

 

Pastikan anda sanggup memenuhi hal-hal ini sebelum mulai mendaftar

  • Memilih bidang perkuliahan yang sesuai prioritas pengembangan: Effective economic institutions and infrastructure, Human development for a productive and healthy society, An inclusive society through effective governance. Selengkapnya tentang jurusan/fakultas yang sebaiknya dipilih saat pendaftaran ada di artikel yang ini (klik).
  • Memiliki IPK minimal 2,9.
  • Untuk pendaftar tingkat Master: memiliki nilai IELTS 5,5 atau TOEFL PBT 525 atau TOEFL IBT 69 atau PTE Academic 42. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir. Tes lain (termasuk TOEFL prediction test) tidak akan diterima.
  • Untuk pendaftar PhD: memiliki nilai IELTS 6,0 atau TOEFL PBT 550 atau TOEFL IBT 79 atau PTE Academic 50. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir. Tes lain (termasuk TOEFL prediction test) tidak akan diterima.
  • Untuk pendaftar dari area geografis tertentu (Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara) atau memiliki disabilitas: memiliki IPK minimal 2,75 dan nilai IELTS 5,0 atau TOEFL PBT 500 atau TOEFL IBT 59 atau PTE Academic 36. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir. Tes lain (termasuk TOEFL prediction test) tidak akan diterima.
  • Sertakan rincian tempat tes bahasa Inggris untuk keperluan verifikasi hasil tes kemampuan bahasa Inggris.
  • Sertakan setidaknya 1 lembar salinan asli hasil tes kemampuan bahasa Inggris.
  • Sudah punya gelar S1, jika mendaftar Master. Sudah punya gelar Master, jika mendaftar PhD.
  • Mengisi seluruh pertanyaan yang relevan di formulir pendaftaran.
  • Menyisishkan waktu untuk menjalani pelatihan full-time (Senin-Jumat, jam 08.00 hingga 16.00) English for Academic Purposes (EAP) di Indonesia jika dinyatakan menerima beasiswa ini.

Tips Pengisian Formulir dan Pendaftaran Online Beasiswa AAS

  • Dalam registrasi online OASIS ada pertanyaan yang terkait “academic qualifications”, untuk yang ingin mendaftar beasiswa S2 mulailah dari SMA atau Diploma 1/2/3, lalu diploma 4, lalu S1. Untuk yang mendaftar beasiswa S3 mulailah dari diploma atau S1. Akan ditanyakan tanggal mulai masing-masing jenjang tersebut. Jika lupa: tanggal mulai bisa diisi tanggal yang paling mendekati tanggal mulai yang sebenarnya. Tidak harus tepat tanggalnya, yang penting bulan mulainya masuk akal.
  • Untuk mengisi program studi tujuan kita perlu memasukkan kode CRICOS. Cek di google pakai kata kunci: nama course/prodi yang dituju + nama univ + cricos code. Bisa juga cek di website cricos pakai course finder. Jika dirasa digitnya kurang artinya CRICOS code tersebut adalah kode universitasnya, jika tepat sesuai dengan program studi yang diinginkan tentu akan pas jumlah digitnya.
  • Scan dokumen untuk diupload adalah scan dokumen asli. Salinan/fotokopi dokumen yang dilegalisir dibawa saat tahap wawancara (hanya bagi yang lolos berkas/shortlisted).
  • Oasis ID yang diisikan di additional form (cognito atau global alumni) adalah sama dengan AAS applicant number di OASIS.
  • Obtained GPA: Indeks Prestasi (IP) yang diperoleh. Misalnya 3.51. Max GPA: skala IP maksimum. Isikan 4.00 kalau IP maksimumnya 4,00.
  • Latest post secondary certificate & transcript = ijazah dan transkrip kuliah terakhir. Nominating agency declaration = surat keterangan dari atasan langsung, khusus untuk yang berstatus PNS, tersedia form khusus.

Semoga lulus saat pengumuman Beasiswa AAS 2020 dan semoga sukses.

8 replies on “Panduan Persiapan Pendaftaran Beasiswa AAS 2020”

Senang sekali bisa mendapat beasiswa ini utk menambah ilmu meningkatkankan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia

Ya. Beasiswa AAS memang bermanfaat. Dapat berguna untuk bidang kesehatan masyarakat maupun bidang lain.

Saya lulusan s1 pgsd uncen nilai sy 2. 97 hanya sy belum pernah ikut tofel

Masih ada waktu untuk ikut tes di tempat yang resmi dan diakui untuk pendaftaran AAS kok.

Bisa cek langsung di website AAS Indonesia. Tidak selalu ada penawaran.

bukannya tes ieltsnya itu dibiayain sama pihak sponsor beasiswa AAS nya yah setelah dinyatakan lolos wawancara? emang sekarang udah berubah persyaratannya harus test ielts biaya sendiri ?

Syarat awal boleh toefl atau ielts dengan biaya sendiri. Setelah lolos seleksi berkas akan dites lagi ielts sekaligus wawancara dg biaya dari AAS. Lalu jika dpt beasiswa AAS akan ada pelatihan bahasa inggris yg ditutup dg tes ielts lagi bagi yg sebelumnya belum mencapai batas minimum utk kuliah di kampus tujuan di australia.
Intinya kalau sudah punya ielts dg nilai tinggi bisa dimasukkan sebagai berkas syarat saat pendaftaran awal. Tidak wajib sudah pernah ielts dg biaya sendiri.

Comments are closed.