Categories
Beasiswa Lain

Beasiswa Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan dari Australia

Untuk anda yang ingin belajar pengembangan pariwisata, Australia Awards in Indonesia menawarkan beasiswa studi singkat untuk program Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan kepada pelaku sektor pariwisata dari 13 provinsi: Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, NTB, NTT, Papua, dan Papua Barat. Program ini terdiri dari 2 minggu studi di Australia dan 2 sesi workshop di Indonesia.

Baca juga: Kuliah S2 dan S3 Pariwisata dengan Beasiswa LPDP

Apabila Anda tertarik untuk berkontribusi pada peningkatan pembangunan pariwisata di Indonesia, Australia Awards in Indonesia mengundang Anda untuk melamar beasiswa studi singkat ini.

Jadwal kegiatan:

  • 5-hari lokakarya pra-studi di Bali: 17 – 21 September 2018
  • 2-minggu studi di Australia: 8 – 19 Oktober 2018 (termasuk sesi kelas, studi kasus, dan kunjungan lapangan). Visa, biaya perjalanan, akomodasi, uang saku akan ditanggung oleh Australia Awards in Indonesia.
  • Lokakarya paska-studi di Makassar: 27 – 29 Maret 2019

Untuk dapat mengikuti seleksi, pelamar harus memiliki pengalaman kerja yang berkaitan dengan sektor pariwisata.

Syarat pendaftaran beasiswa:

  • Staf pemerintah/PNS yang bekerja di sektor pariwisata, anggota asosiasi pariwisata daerah, pemilik atau karyawan perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata (contoh, agen perjalanan, hotel, operator transportasi, dan lain sebagainya).
  • Menyertakan surat rekomendasi dari atasan saat ini (bagi karyawan atau PNS) atau pihak lain yang dapat memberikan rekomendasi seperti asosiasi dan dinas pariwisata (pemilik perusahaan, direktur, dan lain sebagainya).
  • Memiliki proyek pariwisata berkelanjutan di lokasi target provinsi, komitmen untuk mengimplementasikan proyek terapan (award project) berdasarkan tema yang disarankan: Manajemen Destinasi Pariwisata/Kepemerintahan, Optimalisasi/penguatan/pembangunan Ekonomi untuk masyarakat lokal, Pelestarian kebudayaan untuk masyarakat dan pengunjung, pelestarian lingkungan
  • Memperlihatkan komitmen berkelanjutan untuk pembangunan sektor pariwisata daerah
  • Mempunyai KTP dari salah satu provinsi yang ditargetkan
  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris percakapan setidaknya di tempat kerja (lebih disukai tapi tidak menjadi keharusan)

Persyaratan lain:

  • minimal berusia 18 tahun pada saat memulai beasiswa Studi Singkat atau Short Term Award (STA)
  • tidak memegang status permanent residence Australia atau tengah mengajukan permohonan untuk menjadi permanent resident
  • adalah warganegara dan berdomisili di Indonesia
  • bukan anggota aktif angkatan bersenjata/militer
  • tidak menikah atau bertunangan, atau merupakan pasangan de facto dari seseorang yang merupakan atau memenuhi syarat untuk memiliki status warga negara atau permanent residency Australia atau New Zealand
  • telah bekerja di Indonesia dan dalam bidang yang relevan dengan STA sebelum tanggal STA direncanakan akan dimulai
  • dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk memperoleh visa;
  • dapat berpartisipasi dalam kegiatan STA yang dinominasikan pada saatnya dan selama durasi yang direncakanan oleh Australia Awards;
  • dapat melakukan perjalanan tanpa anggota keluarga karena DFAT hanya akan menanggung biaya dan menyediakan surat pendukung visa untuk perorangan peserta saja bukan anggota keluarganya

 

Perempuan dan orang dengan disabilitas sangat disarankan untuk melamar beasiswa ini!

Pelamar harus mengisi aplikasi melalui online application
berikut: https://www.cognitoforms.com/AustraliaAwardsInIndonesia1/ShortTermAwardsSustainableDe velopmentForTourismDestinations sebelum 15 Juli 2018 jam 23.45 WIB.

Siapkan dokumen berikut ini:

  • KTP
  • CV
  • Ijazah terakhir
  • Surat rekomendasi
  • Bukti kemampuan bahasa Inggris

Kuota yang tersedia: sekitar 30 penerima beasiswa.

Pengumuman penerima beasiswa ini akan disampaikan pada pertengahan Agustus 2018.

 

Baca juga: Siap-siap kuliah S2/S3 di Australia dengan beasiswa full

tourism scholarship australia

Beasiswa Studi Singkat ini bertujuan untuk meningkatkan lingkungan yang memungkinkan dari sektor pariwisata yang berkelanjutan, mengembangkan hubungan antara pemangku kepentingan pariwisata, dan meningkatkan proses perencanaan bisnis sehingga berkontribusi terhadap lingkungan, budaya masyarakat setempat, dan pertumbuhan ekonomi provinsi yang ditargetkan. Tujuan pembelajaran berikut ini diajukan sebagai hasil dari konsultasi dengan Kedutaan Besar Australia. Penyempurnaannya akan dilakukan setelah diskusi selanjutnya dengan instansi terkait.

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami konsep pariwisata berkelanjutan dalam konteks global dan memahami pentingnya konsumsi yang bertanggung jawab di sektor pariwisata (SDG 12)
  • Memahami peran masyarakat, operator tingkat provinsi dan pemerintah pusat dalam pengembangan sektor pariwisata dan mengidentifikasi cara-cara untuk kolaborasi yang efektif
  • Meningkatkan proses perencanaan bisnis pariwisata dan kerjasama antara operator pariwisata, agen perjalanan, asosiasi, pemerintah lokal dan pusat
  • Meningkatkan tata kelola dan perencanaan destinasi pariwisata yang berkelanjutan
  • Menganalisis pendorong utama (hukum, sosial, politik, lingkungan, ekonomi) yang memungkinkan dan membatasi pengembangan sektor pariwisata dan memahami dampaknya terhadap sektor ini
  • Mengidentifikasi melalui tolok ukur berbagai metode dan manfaat menjalankan operasi pariwisata yang berkelanjutan di Indonesia dan Australia
  • Mengembangkan strategi pariwisata untuk sektor pariwisata tertentu
  • Mengembangkan rencana bisnis dan pemasaran (analisis pasar/pesaing/produk, strategi, rencana operasional termasuk komersialisasi produk pariwisata, pemantauan, manajemen keuangan, akses ke dukungan keuangan)
  • Menganalisis peran kebijakan dan peraturan yang ada dalam mengembangkan sektor ini
  • Mengidentifikasi faktor-faktor kunci dalam ekowisata dan bisnis pariwisata yang dibangun di atas sumber daya alam
  • Memahami peran yang dimainkan pariwisata dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi dan menyediakan peluang kerja (SDG 8).